Instalasi File Server

Kali ini saya akan memberikan tutorial tentang Instalasi file server.

File Server memberikan layanan berupa penyediaaan file ataupun folder yang dapat diakses bersama-sama oleh para pengguna di dalam suatu jaringan. File Server sering juga disebut sebagai sistem File Sharing. Keuntungan dari penggunaan File Server ini dapat kalian lihat dari segi keefisiensiannya. Misalnya dalam suatu kasus kalian mempunyai 200 PC Client yang perlu diinstallkan program Office. Akan tetapi file installer program Office tersebut hanya terdapat di salah satu komputer saja. Tentunya akan sangat merepotkan dan beresiko apabila kalian harus mengkopikan file installer tersebut ke tiap-tiap PC secara manual. Nah, solusinya adalah dengan penggunaan metode File Sharing ini. Dimana hanya ada satu komputer yang men-sharing file installer program Office tadi, lalu dari komputer-komputer client hanya tinggal mengaksesnya saja. Lalu bagaimana implementasi sistem File Server ini di Ubuntu Server 12.04 LTS?


Instalasi Samba

Sebenarnya aplikasi yang dapat kalian gunakan untuk membuat sebuah File Server di Linux adalah NFS (Network File System). Akan tetapi aplikasi tersebut tidak mendukung penggunaan lintas sistem operasi (Cross Platform). Jadi hanya dapat digunakan di lingkungan Linux dengan Linux saja. Sedangkan dalam dunia komputer, pengguna sistem operasi Windows atau Mac OS masih sangat mendominasi. Oleh karena itu kalian membutuhkan aplikasi File Sharing yang mendukung Cross Platform, agar sistem operasi lain juga dapat mengakses File Sharing yang akan kalian buat nantinya. Untuk itu semua, Samba adalah aplikasi yang paling memenuhi persyaratan diatas. Untuk menginstall Samba, caranya adalah sebagai berikut :

  • Pertama-tama eksekusi perintah berikut dan tunggu hingga proses instalasi selesai :
sudo apt-get install samba

samba

  • Apabila selama proses instalasi berlangsung terdapat kesalahan, jalankan saja perintah berikut untuk mengatasinya :
sudo apt-get -f install && sudo apt-get install samba
  • Setelah memastikan Samba terinstall dengan baik, barulah kalian dapat memulai konfigurasi.

samba1


Konfigurasi Samba

Untuk menshare suatu folder dengan Samba, kalian perlu melakukan konfigurasi-konfigurasi berikut :

  • Pertama buka file konfigurasi /etc/samba/smb.conf dengan mengeksekusi perintah ini :
sudo nano /etc/samba/smb.conf
  • Maka akan muncul baris-baris konfigurasi seperti gambar berikut :

samba2

  • Untuk men-share sebuah folder, pada bagian paling bawah file konfigurasi tersebut tambahkan baris-baris baru yang mendefinisikan nama folder yang di share, letak/path folder yang ingin dishare, apakah writeable/tidak, apakah browseable/tidak, sifatnya public/berpassword, dan lain-lain. Disini misalnya saja saya ingin men-share folder bernama Data dengan aturan hanya orang yang mengetahui password dari user pemilik folder tersebut saja yang dapat mengakses folder tersebut. Maka baris konfigurasinya adalah seperti berikut :
[Data]
path = /home/rizal/Data
browseable = yes
writeable = yes
guest ok = no
public = no
read only = no
security = user

samba3

  • Kemudian simpan perubahan dengan menekan CTRL + X, lalu tekan Y, lalu Enter.
  • Setelah itu kalian harus memberikan password Samba kepada user pemilik foldernya terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk membedakan antara password login user dengan password login untuk mengakses folder sharing Samba. Nah, Untuk tutorial ini User nya bernama Rizal . Maka ketikkan perintah berikut :
sudo smbpasswd -a rizal

Lalu isikan password kalian yang baru sebanyak dua kali.

samba4

  • Dan yang terakhir, restart service Samba untuk mengaktifkan perubahan yang telah kalian lakukan dengan mengeksekusi perintah berikut :
sudo service smbd restart
sudo service nmbd restart

samba6

  • Sekarang coba akses folder share tersebut dari sisi client. Jika pada sistem operasi Windows, cara mengakses foldernya adalah dengan menjalankan aplikasi Run (tekan tombol Windows + R), kemudian isikan dengan format sintaks berikut :
\\ipaddress
  • Misalnya IP Address milik Ubuntu Server adalah 192.168.1.1, maka isi sintaksnya adalah seperti ini :
\\192.168.1.1

samba7

  • Setelah itu akan muncul sebuah jendela login, isikan dengan username dan password yang telah kalian buat dengan perintah smbpasswd sebelumnya. Misalnya disini saya isikan usernamenya dengan rizal.

samba8

  • Jika berhasil maka akan tampak folder yang telah kalian share seperti gambar dibawah ini.

samba9

  • Selesai , Sekian Terimakasih
source : Mahir Administrasi server dan router dengan linux ubuntu server 12.04 LTS.pdf

Baca Juga : Instalasi DHCP Server

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s